Menanti Sang Fajar di Danau Kelimutu

shares



Setiap wisatawan yang berkunjung ke Flores selalu menjadikan Danau Kelimutu sebagai destinasi wajib selain Desa Wae Rebo, dan Taman Nasional Komodo. Keajaiban tiga warna Danau Kelimutu di Desa Moni, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende menjadi perbincangan hangat pada wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Sejak Tahun 1992 sampai dengan 2001, selama 9 tahun Bank Indonesia pernah menyematkan keindahannya pada pecahan mata uang Rp5000,00.
Baca Menyibak Awan, Menjamah Desa Wae Rebo
Selain danau tiga warna, kelimutu juga terkenal akan keindahan matahari terbitnya. Untuk menikmati keduanya secara langsung, wisatawan harus melakukan perjalanan menuju Danau Kelimutu pada waktu dini hari. Perjalanan dapat diawali langsung dari Kota Ende dengan menyewa mobil dan berangkat dinihari, atau menginap di Desa Moni dan berangkat subuh. 

Namun JarangPulang.Com menyarankan untuk menginap di Desa Moni, untuk merasakan dinginya udara, terasering, dan wangi pepohonan kemiri (Aleurites moluccana). Desa Moni memiliki beberapa penginapan yang memiliki fasilitas cukup memadai. Deretan warung makan dan pemandu wisata berjajar manis di salah satu sisi desa ini. 


Masyarakat lokal meyakini bahwa Danau Kelimutu adalah tempat peristirahatan terakhir jiwa orang yang sudah meninggal. Area Danau Kelimutu dikelilingi oleh hutan dengan jenis tetumbuhan yang jarang ditemukan ditempati lain di Pulau Flores. 

Jalur pendakian menuju puncak Kelimutu sudah bagus, terdapat anak tangga yang cukup membantu selama perjalanan. Namun bernafas di gelapnya malam dan dalam kondisi yang cukup dingin membuat nafas sedikit ngos-ngosan. 


Dalam perjalanan puncak, travelers akan menemui dua kawah Danau Kelimutu disisi kanan jalur pendakian. Setiba di tugu Puncak Danau Kelimutu, travelers akan menemui kawah ketiga ada di sebelah kiri jalur pendakian. 

Gunung Kelimutu pernah meletus pada tahun 1886 dan dari letusan tersebut terciptalah tiga kawah berbentuk danau yang warna airnya dapat berubah-ubah secara tak terduga. Namun menurut ranger Balai Taman Nasional Kelimutu, perubahan warna air danau bergantung pada cuaca, dan kandungan mineralnya. 

Related Posts